SEJARAH

1.jpg

Pusat Pembinaan dan Latihan Motivator Kondoran Gereja Toraja adalah salah satu bentuk partisipasi Gereja dalam pembangunan masyarakat yang dimulai tahun 1983, dan terus berjalan  hingga saat ini.Ide ke Motivatoran masih diterapkan hingga saat ini, yaitu tenaga Motivator yang ditempatkan di desa-desa atau Sub Sentra adalah pemuda/i Gereja  yang diutus dari Gereja-Gereja anggota PGI.Kriterianya ia memiliki dedikasi dan loyalitas, bersedia ditempatkan di daerah terpencil, sudah melalui pelatihan Motivator  selama 6 (enam) bulan dan telah diperlengkapi dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan bagi pengembangan dan pengorganisasian masyarakat sesuai tuntutan jaman. 

Mereka dipersiapkan menjadi Motivator untuk memotivasi dan memberdayakan warga masyarakat untuk membangun diri dan masyarakatnya.

Seperti yang pernah diungkapkan dalam tulissn-tulisan yang terdahulu bahwa sejak berdirinya, Pusbinlat Motivator Kondoran  Gereja Toraja telah melatih ratusan Motivator, yang berasal dari 5 (lima) Gereja anggota PGIW, yaitu:-GEPSULTRA,-GKSS, GTM, GPIL, dan Gereja Toraja sendiri.Sesudah mengikuti pelatihan sebagian besar kembali ke Gereja pengutus, dan beberapa orang yang di pilih dan di beri Advance Training (latihan lanjutan) selama 1 bulan sebelum di tempatkan di desa sebagai Motivator. Pusbinlat Motivator Kondoran pernah menerima utusan dari GKI Tarakan, dari Pentakosta dan  dari Gereja Katolik.

Pusbinlat Motivator Kondoran  tidak hanya  menammatkan  peserta yang ditempatkan di desa sebagai tenaga Motivator tetapi juga memberi pelatihan  pada:

  1. Fungsionaris Gereja dari pimpinan OIG Gereja Toraja( Pengurus PWGT Klasis, PPGT Klasis, SM/KM Klasis dan Mjelis Gereja )

  2. STT Rantepao Smester  VI – IX

  3. STT Intim Makasar Program D.3

  4. Peserta Institut Gereja Toraja

Materi materi  yang diberikan  dalam pelatihan pelatihan ini adalah menyangkut peningkatan ekonomi jemaat.