• mpm toraja

Tropi PROKLIM Utama Tahun 2020 untuk Lembang To’pao


Program Kampung Iklim (PROKLIM) adalah gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas yang merupakan program andalan dari Kementerian Lingungan Hidup dan Kehutanan yang dimulai sejak tahun 2016 sampai saat ini.

Lembang (Desa) To’ Pao Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, meraih Tropi Proklim Utama Tahun 2020. Lembang yang telah didampingi oleh Pusbinlat Motivator-GT dalam Lighthouse Project ini merupakan salah satu lokasi penerima Tropi PROKLIM Utama dari 24 lokasi PROKLIM Utama tahun 2020. Ke-24 lokasi ini merupakan hasil seleksi berjenjang dari 813 lokasi yang diusulkan dari seluruh Indonesia.

Tropi PROKLIM Utama diserahkan dalam Acara Puncak Festival Iklim 2020 pada hari Jumat, 23 Oktober 2020, yang dilakukan secara langsung dan sebagian besar secara virtual, menyikapi pandemic Covid-19. Kepala Lembang To’pao sendiri bersama Kelompok Wanita Petani Peneliti, sebagai pengusul PROKLIM To’pao, mengikuti upacara penyerahan tropi secara daring dari aula Pusbinlat Motivator di Kondoran Sangalla’ karena sulitnya jaringan internet di Lembang To’pao

Kepala Lembang To’ Pao Imanuel Sambira, mengatakan, kami sangat bangga dan terharu dengan penghargaan Tropi Proklim Utama ini. Semua ini bisa kami raih berkat kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tana Toraja dan terutama berkat pendampingan dan pembinaan dari Pusbinlat Motivator-GT sehingga Kelompok Wanita Petani Peneliti sangat serius dalam melakukan aksi-aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Senada dengan Kepala Lembang, Manager Program Pusbinlat Motivator-GT, Tandu Ramba, mengatakan, kami bersyukur bahwa usaha-usaha adaptasi dan Mitigasi yang telah dilakukan oleh masyarakat di Lembang To’pao dalam menyikapi dampak perubahan iklim yang terjadi saat ini diapresiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Ini adalah lokasi dampingan ketiga yang kita dorong dalam Sistim Registrasi Nasional (SRN) untuk ditetapkan sebagai lokasi PROKLIM. Dari tiga lokasi yang diusulkan, dua lokasi telah ditetapkan sebagai PROKLIM Utama yaitu Lembang Bua’tarrung pada tahun 2016 dan To’pao pada tahun 2020 dan satu lokasi PROKLIM yaitu lingkungan Kondoran, Buntu Masakke pada tahun 2018. Kami akan terus bahu-membahu dengan Dinas Lingkungan Hidup melanjutkan dampingan di lokasi-lokasi PROKLIM dan juga mendampingi desa-desa lain untuk masuk dalam Sistim Registrasi Nasional adaptasi Perubahan Iklim.


“Lembang To’ Pao harus mempertahankan prestasi yang telah diraih, bahkan harus meningkatkan lagi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta membina desa-desa lain sehingga nantinya bisa diusulkan untuk mendapatkan anughrah PROKLIM Lestari. Ini bukan pekerjaan mudah tetapi atas dukungan dari pemerintah daerah saya kira tujuan ini akan bisa tercapai”, ujar Ruth Tandi Ramba, Direktur Pusbinlat Motivator-GT.






114 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua